Depok-Dalam rangka menyiapkan generasi Qur’ani, SMP Mugadeta melaksanakan Kick off Program BTHQ untuk murid kelas 7 di Masjid Jendral Sudirman, pada hari Senin, 21 Julli 2026. Kegiatan tersebut diikuti seluruh murid kelas 7 yang berjumlah 137 yang sudah mengikuti screening kemampuan membaca AL-Qur’an beberapa waktu lalu.
Kepala SMP Mugadeta, Bapak Hasanudin, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan akan pentingnya dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sekaligus memberikan sebuah cerita inspiratif tentang seorang pemimpin pada zaman Kekhalifan Abassyiyah. Harun Ar-Rasyid melihat orang yang sering tidur di kuburan dan menganggap dia gila, kemudian memanggilnya dengan mangatakan kapan orang kamu akan sembuh dari gila. kemudian orang tersebut menjelaskan filosofinya. Menurutnya, Harun Ar-Rasyid adalah orang yang gila karena ia sibuk membangun dan memakmurkan istana megahnya di dunia, padahal ia tahu istana itu akan ditinggalkan dan hancur. Sebaliknya, Bahlul memilih tinggal di kuburan karena ia sadar kuburan adalah rumah abadinya, dan ia sibuk membangun tempat persinggahannya tersebut untuk kehidupan setelah mati dengan beramal. Kemudian Sang Khalifah menangis mendengar perkataan tersebut, kemudian orang yang dianggap gila menyampaikan “Cukup dengan Kitab Allah, peganglah erat-erat”. Al-Qur’anlah yang akan menemani kita di alam barzah nanti sebagai penerang menunggu untuk menuju keabadian.


Video dokumentasi: https://www.instagram.com/reel/DbCrsOyT6Ao/?igsh=MWp2ZTVwcDRzZmR4YQ==
Dalam Kick off BTHQ juga ada sesi memperkenalkan tentor-tentor yang akan mendampingi murid-murid kelas 7 dalam belajar membaca Al-Qur’an selama satu semester. Harapannya dalam satu semester murid-murid sudah bisa membaca Al-Qur’an dan yang sudah bisa membaca Al-Qur’an dapat melanjutkan lebih lancar dan mengikuti program tahfidz. Program ini adalah langkah yang kongkrit SMP Mugadeta untuk menciptakan generasi Qur’ani. (ydw)
